Rabu, 03 Agustus 2016

Suatu Pagi di Thailand

Pagi hari ini entah kenapa sangat terasa emotional sekali.

Pagi yang terasa lebih sunyi dari sebelumnya, suasana asrama lebih tenang tidak seperti biasanya, walaupun penguni asrama tetap sibuk melakukan rutinitas pagi seperti mandi, dan bersiap pergi ke sekolah. Dengan sedikit kegaduhan, beberapa anak berlari kesana kemari mencari barangnya yang hilang, anak yang saling membully karna menggunakan bedak terlalu banyak, dan ada pula anak yang selalu berceletuk konyol kepadaku.

“Ka! Lihat muka dia tampak macam hantu!”

Dan alhasil kami semuapun tertawa. Tawa yang secara tidak langsung memberikan saya energi dan penyemangat saya di setiap pagi.
Matahari bersinar hangat,  Saya melakukan rutinitas saya seperti biasanya, bersiap untuk mendedikasi di sekolah kecil ini dengan sepenuh hati.

selalu bercermin sebelum meninggalkan kamar asrama, mendelik kuperhatikan riasan di wajah, eyeliner tipis oke, halis oke, lip tint oke, maskara oke! Bila semua ku rasa sudah oke, akhrinya saya bergegas pergi.
Berjalan  keluar kamar asrama, menggunakan sepatu, menenteng buku pelajaran, sambil tersenyum hangat banyak murid dan guru menyapaku.

“Assalamualaikum ka Adis,hari ini cantik, pakaian ka Adis hari ini cantik, hari ini merah cantik.. ka Adis cantiknya..”
Dengeranya mungkin sedikit narsis, semua ucapan itu entah benar atau hanya sekedar untuk membuat saya merasa senang ataupun apa, tapi sungguh saya tersipu malu bila di puji seperti itu setiap hari.

Bibirku hanya tersenyum simpul, sambil merunduk lembut ku ucapkan terimakasih.
Kurasa suatu saat nati saya akan merindukan masa masa ini, benar benar saya akan merindukan semuanya!

Alakah indahnya hidup ini..
Andai ku tatap wajahmu..
Kan pasti mengalir airmataku..
Karna pancaran kehangatanmu..

Sebuah lagu terdengar dari sebuah pengeras suara sekolah, sudah biasa disini sertiappagi selalu terkumandangnya beberapa lagu Islami, yang kerap kali membuat saya sangat emotional.
Entah kenapa, tiba tiba saya ingat segala hal tentang sebuah kampung halaman yang amat saya rindukan.

Saya ingin pulang kerumah..
bukan berarti saya tidak suka tinggal di sini, hanya saja saya rindu dengan semuanya..
Saya masih mengingat jelas saat terakhir kalinya melihat wajah ibu, ayah dan semua keluarga saya, perasaan saat itu tidak dapat saya jelaskan dengan kata kata, airmata menetes begitu saja tidak dapat terbendung. Perasaan saya pecah.

Berat rasa melepaskan pelukan umi saya untuk yang terakhir kali, yang ku dengar beliau berbisik lembut di telinga saya “sing kahade nyah.. sing salamet..” yang berarti hati hati di jalan, semoga selamat sampai tujuan. Dan perpisahan yang menyedihkan itupun akhirnya terjadi, dari beberapabulan keberangakatan saya selalu memikirkan tentang perpisahan ini, sungguh tidak dapat terbayangkan. Hati saya sakit dan sesak sekali. Meninggalkan orang terkasih, keluargaku, semua sahabat baik ku, aku tidak bisa melihat merekalagi untuk waktu yang cukup lama, sebagai anak rumahan yang tidak pernah jauh dari rumah.

Rindu suasana rumah ku, saya sangat rindu sekali.. saya terisak menangis seorang diri dikamar. Ingin sekali melepas kerinduan ini, arghhh mataku gakboleh bengkak, masih ada kelas mau ngajar!
Tapi sialnya air  mata tidak dapat berhenti mengalir.
Rindu rumah, rindu kampung halamanku..

Teringat terakhir kali menatap wjajah mereka tampah sedih melihat kepergian saya. Bukan hanya mata saya yang membengkak saat itu, semua teman seperjuanganku terlihat masih menangis gelisah, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi pada kami di sana.

Suasana haru pun berlanjut di terminal 2 International bandara Soekarno Hatta,  saya bergegas berjalan pergi sambil mendorong troli besar menuju gate D2, saya lihat di kaca besar dari kejauhan, Kedua mata ibuku terlihat memerah, hidungnya mekar, menatap saya nanar sekali..

Arghhh cengeng sekali! Setiap kali memngingat itu airmata saya tidak bisa berhenti. Lagi lagi berusaha menahan tangis, Adis gak boleh nangis.. ga boleh keliat sedih!.begitulah ketika saya menyemangati diriku sendiri.

Selamat tinggal.. do’akan Adis..

Ucap ku dalam hati, dengan berat ku palingkan wajah dan terus berjalan menuju pintu imigrasi.

Hari ini yang emotional Kamis, 04 Juli 2016

Hari yang mengharukan Sabtu,28 Juli 2016

Minggu, 17 Juli 2016

Rompecabezas #1 – FunFiction





Hay hay~ ^^ saya hadir dengan FF baru buatan saya, asli! Original loh ya! Sebelumnya terimakasih yang sudah membaca, dengan senang hati saya menerima keritik dan saran^^

Tittle FF nya Rompecabezas yang penasaran sama makna judul FF saya, sebenernya Rompecabezas ini adalah judul lagu favorite saya dari Vanilla Acoustic yaitu grup musik folk yang berasal dari korea. Rompecabezas sendiri di ambil dari bahasa Spanish yang berarti teka-teki. Gak tau kenapa saya suka banget sama kata itu wkwk makanya saya ambil buat judul FF saya. yang mau tau lebih lanjut silahkan di gugel haha lain kali saya beri rekomendasi lagu lagunya di next post ya.

Saya sudah cukup lama ingin membuat sebuah FF, tapi saya malas untuk mengtik dan menuangkanya haha dan akhirnya baru hari ini saya memaksakan diri untuk menulis nulis ria.Maaf kalau di chapter 1 ini ceritanya pendek banget ya, habisnya kalau banyak banyak readers takut bosen juga kan.
Inspirasi cerita ini sudah jelas dari tokoh Takahiro nya, jujur saja saya ini fansnya Taka OOR yang mau lebih tau tentang Taka silahkan di gugling ya hehe *nyuruh* eitssss tapi jangan dulu close tab, saya beri sedikit spoiler tentang siapa Taka ini. *halah~

Takahiro ini seorang laki laki yang lahir tahun 1988, cukup tua sih hehe tapi di cerita ini saya sulap dia jadi anak SMA tapi ga selamanya dia jadi anak SMA kok, pokoknya ceritanyaaaa masih panjang. Saya buat cerita ini berdasarkan beberapa fact yang pernah saya baca tentang kehidupannya. Dan cerita ini juga merupakan pengalaman saya saat melihat sosok Taka ini. aslinya Takahiro ini ganteng, tampan, kece, kasep, hensom, kakkoi, jango wkwk itu pun menurut saya loh ya.

Taka ini seorang vocalist di dalam sebuah band bernama One Ok Rock, yang  suka nonton Ruroni Kenshin pasti tau band ini soalnya beberapa lagunya di pake buat ost di film tersebut salah satunya yaitu Beginning ini lagu sangat familiar sekali sampe anak SD aja pada tau lagu ini wkkwk tapi yang kesukakaanya saya adalah heartance.

ada juga beberapa lagu ballad nya yang memberikan inspirasi buat saya. Suaranya dia gantenggg banget loh! Eh salah maksudku suaranya bagusss banget loh! Suaranya banyak di puji sama penyanyi senior terkenal juga, Pokoknya saya suka bangett sama Taka OOR ini, kalau di atas panggung kharismanya keluar! Warbyazahhh~ wkwk yang mau saya rekomendasikan lagu lagunya tersedia di bawah ini ya pokoknya setelah kalian melihat ini pasti akan jatuh cinta juga sama Taka dan OOR wkwkwk selamat meyaksikan *termasuk lagu cover ^^ pastikan kalian tonton ini yaaaaaa! pokoknya ga akan nyesel pokoknya kereeeeen XD














Jumat, 15 Juli 2016

Pengalaman horror di bangkok – Ayutthaya

Cerita yang bagian ini gak akan sepanjang lebar cerita yang kemaren, tapi ya~ lumayan mengerikan juga. Masih inget pepatah yang kemarin kan? dimana bumi di injak di situlah langit di jungjung? Sebagai orang perantauan yang baru kita haruslah bersikap baik, sopan, dan mengikuti adat, budaya kebiasan di wilayah tersebut. Kalau kita bisa baik begitu, orang penduduk situ pasti akan menerima kita dengan baik baik juga. Bener dong? Iya kan? wkwkwk



Back to the story..
Malam ke 3 pengninapan di huni oleh 2 orang saja permisah bayangkan gimana mencekamnya malam itu.  Saya sih asik tidur di bus dalam perjalanan pulang~ okay! Cerita ini bermula ketika hari ke 2 di Bangkok, kejadian ini sebelum pristiwa malam ke 2 di penginapan ya, jadi ini siangnya dan malemnya langsung kejadian kesurupan itu. Paham ya? Maaf kalau ceritanya agak enjelibet.

Hari ke 2 itu rombongan pergi ke kawasan wisata Ayutthaya, nah Ayutthaya ini rada jauh dari bangkok kalau di kira kira sekitar 40 km dari pusat kota Bangkok. Yah~ saya sih awalnya gak peduli peduli banget  sama tempat wisata yang nanti akan di tuju, yang jelas saya sangat menikmati liburan saya ini hehe

Saya tanya ke seorang guru “Ayutthaya itu tempat apa?” “itu tempat jaman dahulu” dia jawab dengan vocabulary bahasa Malay yang limit banget. Di situ saya langsung merangkai kalimat tersebut, itu tempat jaman dulu? Oh maksudnya kayak kota tua yang besejarah gitu kaliya, paham paham.
Entah kenapa di otak saya yang muncul semacam wisata gajah dan banyak candi kunonya. Kota tua kan? pasti semuanya berhubungan dengan yang kuno kuno, ah~ bisa bosen ini mah kurang seru wkwkwk ya begitu lah ekspetasi saya.

Okay saya akui pemikiran saya terhadap tempat ini sempit sekali, saya hanya berfikir ini tempat yang kuno! Saya ingin ralat kata kata saya permisah~ akhirnya saya bisa berfikir dari sudut lain mengenai Ayutthaya ini setelah kejadian seram yang terjadi kepada teman saya.

Begini ceritanya waktu itu malam di perjalanan pulang ke Yala sekitar pukul jam 11 malam kami turun di rest area untuk makan malam. Okay makan tengah malam tepatnya wkwk udah berasa kayak kalong aja makan tengah malem begitu.

Turun dari bus saya lihat ibuk ibuk dengan beberapa murid lagi ngerumpi, saya pun kepo ikut nimrung. “ka ada apa?” “itu Boy kemarin di Ayutthaya foto seorang, tapi di foto itu nampak 2 orang”maksudnya Boy ini di foto sendiri tapi di foto ada dua orang yang satunya itu penampakan!
saya hanya bisa ternganga aja sih, saya di tawari untuk melihat foto penampakan tersebut, karna tengah malam, saya ogah untuk melihatnya, jika saya melihatnya saya pasti akan sulit untuk tidur.

Pagi harinya saya memberanikan diri untuk melihat foto tersebut, saya lihat lihat~ dan jreng~~ tidak sesuai dengan ekspetasi saya tentang hantu Thailand ini, hantu yang di foto dengan teman saya tersebut lebih mirip bapak bapak bencong berdandan hehe tapi matanya putih semua!
Mohon maaf saya gak bisa upload foto tersebut guna kenyamanan bersama^^

Karna saya tidak percaya, ini pasti orang! gak mungkin penampakan bisa sejelas ini, ah bohongan ini pasti, saya aja yang liatnya gak takut sama sekali malah bawaanya pengen ngakak liat itu hantu.
Seorang guru perempuan nyeletuk pada saya, “lihat baik baik, ini hantu macam orang jaman dahulu”
Akhirnya si ibu itu cerita sama saya panjang lebar mengenai Ayutthaya, kurang lebih sejarah singkatnya kayak gini mohon maaf jika ada kesalahan.

Jadi Ayutthaya ini dulunya adalah sebuah kerajaan yang maju, banyak prasati/tugu/monumen untuk mereka bersembahyang yang di lapisi oleh emas, kerajaan ini hidup dengan damai.
Tapi Kerajajaan Burma syirik terhadap Ayutthaya, dan akhirnya terjadi perang, saling bunuh membunuh, dan banyak orang meninggal di Ayutthaya. Peperangpun di menangkan oleh Burma, mereka membakar Ayutthaya hingga  emas emas di moumen pun meleleh.

Yang ingin mengetahui lanjut sejarah Ayutthaya boleh di gugling ya permisah~
Yah setelah mendengar cerita tadi fikiran saya tentang Ayutthaya dari sisi lain pun muncul, saya berfikir dari sisi sejarah, intinya Ayutthaya ini tempat yang indah sekaigus tempat yang memiliki sejarah memilukan dimana para menduduknya tewas di bunuh oleh Burma.

Bagi penduduk Ayutthaya mereka pasti sedih bila mana ada penduduk asing yang datang ketempatnya untuk bersenang senang, hura hura, atau tertawa berlebihan. Yaa mungkinnn, mungkin loh ya~ sosok di foto itu adalah penduduk asli jaman Ayuttaya, kenapa dia menampakan dirinya? Karna dia tidak suka dengan pendatang baru yang MUNGKIN melakukan hal yang tidak di sukai oleh penghuni Ayuttaya.
Ngerti gak ceritanya? Ngerti dong? Harus! Wkwkwk

Oke lanjut~
Terus gimana kabarnya Boy ini? yah~ rupanya Boy tidak begitu beruntung di malam ke 3 di penginapan itu. Why? Dia cerita pada saya.
Malam itu pukul 1 tengah malam, dia bilang sih mau buang air kecil. Dia tidur di kamar lantai 2, di lantai 2 juga ada kamar mandinya tapi kamar mandi khusus laki laki, lalu apa yang terjadi? Pas dia buka pintu kamar krek~ krek~ dan jreng~ sosok hantu depan pintu, gak jelas deskripsi hantunya kayak apa dia ga begitu banyak cerita. Mungkin bisa jadi hantu yang di lihat oleh murid perempuan di malam ke 1 masih inget kan ceritanya?

Yang saya tau dia teriak teriak pas kejadian itu, gak bisa di bayangin gimana seramnya dan kagetnya di ciluk ba in sama hantu begitu wkwkwk katanya juga sih, katanya~ Boy ini selalu melihat sosok itu kalau dia ke kamar mandi. Serem ya~

Untuk menghindari kejadian horror di malam berikutnya, Boy dengan Abang sudah tidak tahan dengan gangguan gangguan mahluk gaib tersebut, merekapun pindah kepenginapan lain di Bangkok. Hem~ Boy ini masih di hantuin gak yah setelah pindah ke penginapan lain? Semoga saja~ saya tidak dapat cerita seram seram lagi deh~ kesiksa banget saolnya saya selalu kefikiran, percaya atau tidak di asrama saya juga tinggal berdua, saking takutnya semua lampu di asrama saya nyalain, padahal biasanya tidur gelap gelapan loh. wkwk


Semoga permisa dapat mengambil apapun yang bermanfaat dari cerita ini ya, dan semoga permisa dapat terhibur dengan cerita pengalaman saya ini~ wkwk ngarep! Malam yang horror di Bangkokpun berakhir di malam ke 3. Forgive me if I had mistakes see ya in other story ^^

Pengalaman Horror di Bangkok - Penginapan #2

Lanjut permisa ke bagian 2, oke di part ini saya akan cerita di malam ke2 di penginapan Bangkok.
Cerita sedikit ya, sebelum saya ke Thailand orang tua saya berpesan *karna saya orang muslim begini pesan orang tua saya “Adis jangan meninggalkan Shalat, ingat Allah selalu dan ber dzikir, puasa senin kamis juga kalu bisa, intinya perbanyak mengingat Allah dan berstigfar, dimana bumi dipijak di situ langit di jungjung”.



Awalnya yah~ jujur saja saya menganggap remeh pesan ini, bukan makud saya menganggap remeh ibadahnya sama pepatahnya loh ya melainkan, saya rasa lebay deh ah.. ga akan kenapa kenapa, aku pergi keluar negri ko, bukan wisata ke lawang sewu.

Tapi setelah kejadian horror di malam ke 2 ini, saya ingat akan pesan orang tua saya, ternyata benar loh pesan orang tua kita itu tidak boleh kita abaikan, saya merasakannya sendiri, saya sangat bersyukur memiliki orang tua yang baik dan perhatian terhadap saya.
Walau ya~ baiklah selentingan saya dengar cerita bagaimana horrornya di Thailand ini, katanya sih mereka masih kental banget sama yang namanya animisme.

Back to the story..
Malam ke 2 saya masih merasa biasa, tidak akan ada apapun yang terjadi, malam ini pasti akan berlalu seperti malam sebelumnya, malah malam ini saya rasa saya bisa teristirahat lebih tenang dan tidur lebih lama~

Note saya dengar cerita ini dari berbagai sumber ya~ dari temen ku yang mahasiswa KKN PPL juga dengan saya, dan dari perbincangan ibu ibu guru di pagi hari setelah malam ke 2, dan lagi karna mereka berbicara menggunakan bahasa Thailand campur Malay, karna ini cerita campuran saya rangkai cerita ini sedemikian rupa, kurang lebih yang saya tangkap dari mereka begini..

Malam itu pukul 9 malam saya selesai mandi set set pakai handuk~ ini saya lagi di kamar mandi ya, lagi asik beresin alat alat mandi saya ke pounch, yah sesekali sambil nyanyi juga sik wkwkwk
Tiba tiba cerrr~ cerr~~ suara shower di sebelah bunyi, beberarapa menit kemudian air shower berenti ngalir. Saya msih asyik ga mikir aneh aneh dan lagi serr~ serrr~ ini siapa yang lagi di toilet sih? Lagi pipis aja kali ya?

Sukses berfikir positif lagi, keluar kamar mandi freshh, tapi keluar pintu yang kedua jrengggg~
Note, kamar mandinya satu tapi di sekat sekat gitu kayak toilet di mall, jadi kalau abis mandi saya keluar melewati 2 pintu dong? Paham ya? Oke sip!

Jrenggg~ gelap pemirsahh~ sempet kaget juga waktu itu wkwkwk ya emang waktunya lampu di matiin sih, oke gelap gelapan saya melewati 2 tangga dengan terburu buru wkwkwk takut pemirsah~ deg degan gimana gitu pkoknya bisa di gambarin lah ya gimana rasanya.
Walaupun sebernya saya ga liat apa apa sih hehe

Sampai kamar lega~ adem~ dandan~ terus makan sama masi minyak~ anytime cerita makanan satu ini ya enak loh! Wkwk habis makan ngobrol ngobrol sebentar sama ibuk ibuk guru yang lain, abis itu kenyang~ ngantuk tidur~ kira kira saya tidur jam 10 malam.

Notes lagi, 1 kamar di huni banyak orang wkwk tapi kamar besar dan ber AC kok lumayan lah nyaman~ malah saya beruntung banget bisa tidur ramean begitu, coba kalau sendiri? Ngeri pemirsah~ wkwkwk

Malam ini berlalu dengan lancar dong? Pasti~ Tapiii lelagi pake tapi.. ini HANYA BAGI SAYA SAJA. Untuk orang orang di penginapan malam itu tidak berlalu begitu tenang~
Jadi begini saya tidur jam 10 kan, nah pukul 11 lewat ada murid perempuan ke kamar saya untuk meminta obat sakit kepala, alasanya sih obat itu untuk temannya yang ngeluh melulu karna kesakitan dari tadi siang.

Maaf permisah~ jujur saja saya gak tau jelas ceritanya di malam ini karna saya jam 10 sudah tidur.
Setelah si murid perempuan itu keluar dari kamar saya, tiba tiba ada satu ibu ibu yang ngerasa bulu kuduknya merinding semua, kepalanya sakit seperti di tekan tekan, lantas si ibu itu sudah punya feeling jelek dong ya? Ga lama udah itu, di lantai 4 kedenger suara berisik, sangat berisik, kedengaran banyak murid yang berlarian, teriak ketakutan, dan jeritan orang menangis.

Semua kaget dan langsung berkumpul di lorong lantai 2 tepatnya di depan kamar saya. Di lantai 2 ada 2 kamar, kamar untuk guru perempuan, dan guru laki laki. Seorang ustad minta semua orang yang di lorong lantai 2 untuk menyebut LaaIlahaillalah dan bersikap untuk tetap tenang. Tapi mereka ga bisa menyebutnya. Akhirnya fix di suasana yang ramai, dan menegangkan, semua orang turun dan perkumpul di parkiran Bus kami, tempatnya kurang lebih gak jauh dari pertigaan.

Karna ada seorang murid perempuan kesurupan heboh, dan untungnya tidak terjadi kesurupan masal. Beberapa ustad menangani murid cewek yang kesurupan ini, yang saya dengar juga anak itu sulit sekali untuk di sadarkan.

Saya tanya kepada teman saya yang melihat langsung kejadian semalam “di sini ada yang namanya kesurupan juga ya? Dia kesurupan sambil ngomong gitu?” “iya dia jerit jeritan nangis setiap di bacain do’a, dia juga sambil ngmong pake bahasa Thailand, disini juga ada yang namanya kesurupan, malah bisa sama jin Cina, Thailand, Malay juga bisa” wkwkwk aneh ngeri gimana gitu dengernya.

Akhirnya si anak itu mulai bisa disadarkan dan suasana penginapan mulai mendingin sekitar pukul 2.
Semua orang tadi berdiam sementara di dalam bus, setelah pukul 2 itu mereka kembali kepenginapan dan semuanya bisa beristiahat kembali walaupun tidak setenang di malam pertama.

Begitulah cerita di Malam ke 2, jadi di malam ke 2 ini sayaa?? Wkwkwk udah ketebak ya, berkat kebo nya saya, saya tidur sangat pulas malam itu jadi saya tidak ikut menyaksikan malam yang nenegangkan! Wkwkwk beruntung sekali saya XD

Tapi sebenernya di lubuk hati saya yang terdalam, masih menyisakan sebuah pertanyaan besar.
“Emang segitu kebonya gue ya sampe di bangunin gak bangun, sampe orang heboh teriak teriak rusuh gue gak bangun? Yang bener aja saking kebonya gue pasti kebangun kok yakali emang gueee apaa?

Temen bilang gue di tinggal sendiri di kamar, gue tidur sama hantu permisah~ tapi kok ga kenapa kenapa ya sama guenya? Apa hantunya baik sama gue?” Allahualam gak ada yang bisa jawab semua pertanyaan saya ini wkwkwk

Tapi dengan segala keanehan yang terjadi, dimana saya tertidur pulas hingga tidak bisa terbangunkan, Pagi itu saya merasa biasa saja seolah olah tidak terjadi apapun wkwkwk tidak merasa cemas, panik atau de el el. Saya merasa ini adalah lucky nya saya *hiks terimakasih ya Allah *puppy eyes

 cerita berikutnya malam ke 3 di penginapan. Walau sebenernya saya sudah pulang sih,tapi  cerita ini saya kumpulkan juga dari teman saya yang mahasiswa itu sebut saja namanya Boy oke?


Jadi si Boy ini ga langsung pulang ke Yala setelah trip Bangkok selesai, Boy dengan di temani seorang guru sebut saja Abang ya. Boy dan Abang mereka tetap tinggal di Bangkok untuk menjemput Orang tuanya Boy yang akan ke Thailand, cerita selengkapnya di malam ke 3 klik disini.

Pengalaman Horror di Bangkok - Penginapan #1

Sebulan sudah saya tinggal di negri gajah putih ini banyak sekali pengalaman, dan hal hal baru yang saya dapatkan, selain pengalaman yang mengsyikan, pengalaman yang seram juga saya dapatkan disini loh XD okay check this out~
gambar comot gugel~


BASE ON TRUE STORY loh ya! Pengalaman horror saya berawal dari sebuah trip dari sekolah tempat saya melaksanakan PPL KKN terpadu di wilayah Yala, Thailand selatan. Sekolah ini setiap tahun selalu rutin melaksanakan kegiatan tour ke Bangkok, tapii.. peserta tour ini hanya di peruntukan untuk para murid dan guru guru saja.

Bagi saya ini rejeki sih, bersyukur banget bisa ke Bangkok, jarang jarang peserta PPL KKN yang di ajak ke Bangkok gratisan gini wkwkwk

Okay lanjut~ Tour ini berlangsung dari tanggal 10-14 Juli 2016, dengan tujuan Bangkok dan beberapa tempat wisata di luar Bangkok, seperti Ayutthaya, dan Na Kho Na Yuk (kurang lebih tulisanya kayak begitu lah ya).

Kami pergi rombongan sekitar pukul 10 dan tanggal 10 pula kami berangkat dari Yala melalui jalur darat menggunakan Bus. *seneng banget busnya 2 tingkat free wifi lagi di Indo jarang banget tour bis luxury begini wkwk

Perjalanan Yala – Bangkok membutuhkan waktu seharian, ngga usah di jelasin ya rasanya kaya apa, yang jelas sangat melelahkan. Tiba di Bangkok kurang lebih pukul 11 siang. Saat sampai kami tidak langsung pergi ke tempat wisata melainkan berkeliling ria di Bangkok anytime saya cerita tentang Bangkok deh.

Sampai di penginapan sekitar pukul 10 malam, tepatnya di arghh gatau itu wilayah Bangkok mananya mau baca plang jalannya pakek tulisan cacing menari nari gak negrti, yang jelas penginapan saya di kawasan Islamic Centre Thailand. Dengan muka lusuh, ngantuk, bau, capek, saya jalan dari depan pertigaan ke penginapan sambil berat narik narik koper, backpack, dan rilakkuma yang cukup besar kesayangan saya.

Kira kira 50 meter penginapan saya dari gang pertigaan, saya jalan~ jalan~ saya lihat gedung bagus berwarna oranye berlantai 4/5, lega rasanya ternyata penginapan yang disediain malah bagus banget diluar yang saya ekspetasikan wkwkwk

Dan Pfttttt… krek krek duar~! Hati saya rasanya remuk ternyata itu bukan penginapan saya ternyata saya salah tebak permisa, tapiii penginapan saya adalah yang gedung di sebelahnya.

Okay pertama lihat gedung berlantai 4 ini, aneh, gelap, bukan kayak penginapan, pas masuk lembab, dan baunya aneh. Diliat liat fasilitasnya lumayan oke sih, layak lah. Tapi ko rada aneh gitu ya kalau masuk tempat ini fikiran berasa kosong aja gitu kalau jalan ngelewatin lorong sama tangga bawaanya berasa di perhatiin sama di ikutin sesuatu. Jujur saja bila saya melewati lorong sama tangga, saya jalan setengah lari rasanya gak nyaman banget, gak tau kenapa pengenya cepet sampai kamar aja.

Karna saya tidak begitu berpengalaman sama yang namanya hal hal mistis ataupun gaib, jadi saya polos polos saja waktu itu, saya fikir tidak akan ada hal yang buruk terjadi dan malam pertamapun lalu begitu saja. Syukurnya saya masih bisa tidur nyenyak walau Cuma beberapa jam. Tapiiii… ada tapinya~

Saya dapet cerita di pagi hari setelah malam ke-2 di penginapan yang mengerikan.

Flashback~

Saya merasa malam pertama di penginapan berlalu begitu saja tanpa ada kejadian aneh apapun, ternyata itu HANYA BAGI SAYA. Bagi murid perempuaan malang ini TIDAK semenyenangkan yang saya duga, sebut saja dia namanya Neng ya.

Jadi malam pertama di penginapan itu sekitar pukul 11, kira kira kejadian itu gak lama setelah saya mandi, jadi kamar mandi untuk perempuan ada di lantai 4, sedangkan saya tidur di lantai 2. Jadi jika saya mandi jadi harus melewati 2 lantai dan 2 tangga.

Si Neng ini tidur di lantai 4, di pukul 11 itu semua lampu di penginapan sudah di matikan karna sudah waktunya tidur biasa lampu di matikan. Gatau si Neng ini ada urusan apa sampe dia bisa mau keluar kamar dia yang di lantai 4, dia cerita dengan bahasa Thailand campur Malay jadi saya susah untuk menangkap ceritanya kurang lebih begini,

keadaan gelap begitu si Neng membuka pintu kamar karna dia mau keluar tapii pas dia buka pintu Jreng~ dia melihat sosok seram! dia bilang sosoknya rambut panjang, muka hitam, bermata merah lalu seett~ dia hilang begitunya.

pasti si Neng ini shock berat dong? Dia refleks menutup pintunya kembali, sambil baca baca istigfar, pintu terbuka untuk yang kedua kalinya mahluk itu tidak muncul kembali.
Saat dia cerita, saya masih ingatsekali, wajah si Neng ini ketakutan trauma gimana gitu, gak bisa di jelasin lah, kasihan banget liatnya, sesekali tangan si Neng ini gemeteran dan nutupin mukanya pake selimut.

Note ya, paginya Neng ga cerita masalah ini tapi dia cerita setelah malam ke 2 yang mengerikan.
Cerita malam ke 2 klik disini.

Rabu, 15 Juni 2016

Masak di Thailand itu rasanya~~

Haaa…huhhh~ *tarik nafas panjang dulu
Happy fasting! Puasa gini enaknya nge-post tentang makanan kali yah huhuhu sebenernya saya ini punya banyak tugas kuliah, tapi karena saya lebih tertarik nyampah begini dari pada ngerjain proposal skripsi hahaha curhat dulu, skip~

*nasi goreng pada umumnya Rilakkuma :3

Jadi gini.. ini adalah pengalaman saya,pengalaman yang tak akan terlupakan! *hoek!
Langsung saja UNTUK YANG PERTAMA KALINYA saya masak di Thailand!
Masakan yang saya buat waktu itu adalah NASI GORENG! soalnya di kamar asrama cuma ada rice cooker, beras, bawang, kecap, minyak, sama wajan listrik gitu, jujur saja sih ini juga kali pertama saya menggunakan benda ini haha sumpah norak!

Subuhan udah, nyuci udah, mandi udah, dandan cantik udah, sarapan? BELUM!
sebelum ngajar ke sekolah pagi itu gak tau kenapa perut rasanya laperr banget. Kebetulan ka Nusula (kakak yang sekamar sama saya) gak beliin aku sarapan, sedih T^T

Ya udah karna saya  anak yang mandiri, pas saya lihat rice cooker ada nasi,dan kebetulan kemarin abis mampir ke super market dan beli KECAP huhuhu bahagia banget rasanya bisa masak nasi goreng pake kecap kayak yang di Indonesia. noted!  Nasi goreng gak pake telor sama mie goreng loh! Sedih~ tapi ko saya bisa seneng ya T^T mungkin masaknya di Thailand jadi ada worthless-nya kali *adisti banyak ngomong yah!

Okay.. awalnya kegiatan masak ini berjalan dengan sewajarnya~
Pertama! ngirisin bawah merah~
Lalu goreng bawang~
Masukin nasi~
Kasih kecap! XD
Biar enak kecapnya yang banyak yah!
Nasi gorengpun siappp!
Ini dia penampakan nasi gorengnya wkwkwkwk


*nasgor realitaa~ x(

abis liat kalian pasti pengen mutah? Hahaha
Oke selanjutnya nyari sendok, bismilahirohmannirahimm~
Ammm~
Pfttttttttttt!!!!!!!

"SERIUSAN INI NASI GORENG? KO GINI BANGET? INI MAH APAAN BOA! GAK ENAKK SUMPAH GAK ENAKKK!!!!!! YA ALLAH MANA MASAK BANYAK LAGI?!!!"

Demi lovato kalau kalian liat ekspresi saya waktu itu hahaha dijamin bakal ngakak gulig gulig! T^T
Perasaan prosedur masak saya tadi udah bener deh.. iya kan? bener dong? Inget ingettt.. jangan-jangan kecapnya udah basi? Minyaknya basi? Apa jangan jangan wajanya abis di pipisin tikus?
langsung teriak manggilin ka Nusula, terus aku suruh dia icipin masakan saya haha dia Cuma nyengir aja, baik banget masa.
kalau si siuk yang nyobain pasti udah habis di bully saya T^T masa masak nasi goreng aja kagak bisa? Payah!

Teruss ka Nusula bilang, “ini tak boleh guna banyak, sikit je. Sebab ini rasa pahit” JREENGG~
Jadi  dia bilang ini bukan kecap tapi ‘Siyu’ atau apalah itu namanya. Saya kira dimana mana kecap mah ya kecap aja! T^T soalnya warna sama hitam, terus dari bungkusnya ada gambar kedelai, tapi yakin ini kecap manis dis? disitu saya baru ingat kalau kecap itu banyak jenisnya T^T ngerasa bodoh banget bisa seceroboh inii, kasian kan makananya mubazir deh~*hiks

mulai hari itu kalau nemu makanan yang pake kecap kayak ini saya gak sukaa, gak mauuu, soalnya baunya gak enak banget, mana pahit gak enak lah pokoknya. Itu meurut saya loh ya~
Inilah penampakan kecap yang membuat selera makan saya jadi ilang T^T


Oke udahan dulu yah, saya yakin dalam hati kalian berkata “udah gini doang? Pengalaman macam apa ini? Parah! Nyesel gue baca ini. Close Tab!” LOL XD

Intinya ini pesan saya untuk saya *gila* saya harap saya ga main masuk masukin bahan masakan seenaknya, cium dulu bahan masakanya, cobain juga kalu perlu XD

Jumat, 03 Juni 2016

Indonesia > Malaysia > Thailand #2

Waktu transit di KLIA sempet terumbang ambing T^T kalau boleh jujur pas itu udah Capek banget lelahhh… narikin koper 20 kg, gendong ransel 7 kg, Sama tas selempang kecil 1 kg. Remuk sudah tubuh ku~ lol
2 jam menunggu akhirnya bus jemputan pun datang. *pas nunggu bus jemputan kami duduk di pinggiran bandara udah kayak gembel T^T di delem bus beneran deh bobok seboboknya~~
Gak lama dari KLIA…. Kami rehat plus sholat ashar di MESJID PUTRAJAYA MALAYSIA yang bagus dan besar itu loh XD serius bagus bagussss bangettt…
Pemandanganya takjub deh, serasa di Turki wkwkwk XD semua arsitektur bangunan Middle East gituu
gambar comot dari google~

Didepan gerbang mesjid pemandnganya udh baguss banget, ada air mancur sama banyak bendera dari berbagai negara gitu. Terus liat ke sebelah kiri mesjid ada gedung pemerintahan perdana mentri Malaysia (Perdana Putra), gedungnya gede, ada kubahnya ngerucut kayak mesjid berwarna hijau.
Lihat ke samping kanan mesjid~~~ subhannallah deh pengen muntah pelangi XD I can’t explain how that’s very beautiful views lol

Karna mesjidnya luas, jd tamanya di mana mana, tamanya rapi, cantik, terawat bersih, pokoknya kalau kesitu bawaanya pengen foto foto mulu XD betahhh bangett jeprat jepret sana sini semua spot bisa jadi objek foto pokoknya!

Dari bagian kanan mesjid kita bisa liat bnyak trademark mulai dari danauu besarrr namanya Danau Putrajaya, danaunya bersih XD bisa main bebek bebekan juga di situ enakin lah pokoknya.
Terus bisa liat Putra Bridge sama Seri Wawasan Bridge.
Kebetulan pas itu lagi sore sore pas weekend jadi ramai sangat J






Sayangnyaaa kami Cuma sejam di Putrajaya T^T sedihh.. lepas itu kami lanjutkan kembali perjalanan menuju Thailand :D
Pas malamnya kami berenti di restarea di daerah mana itu saya gak tau T^T karna pas itu sama sekali ga bisa terhubung sama jaringan internet, terakhir bisa internetan pake wifi KLIA, roaming juga tidak berfungsi *hiks

Aku, Ika, Ida, keliling restarea buat cari makanan, hmmm sebernya banyak pilihan makanan. . Cuma kemarin kami gak tauu cara belinya kaya gimana haha bahasa merekanya itu loh T^T Outlet makanan cepat saji juga banyak sih tapi karna kita males ngantri jadi kami mengurungkan niat, ujung ujungnya mah ke mini market juga beli roti sama mie cup XD
ini dia penampakanya~~


Mie cupnya rasa karii..emm enak luamayan lah untuk permulaan lol
Harganya Cuma 2.5 RM minumnya 1 RM seriusan jajan ngirit murah meriah dan kenyang T^T
Tapi besoknya makan di restoran Malaysia, beneran deh makanan semua yang ada di atas meja gak enak T^T manis gurih asin asem gak jelas, gak enak pokoknya T^T klo inget itu aku mual bawaanya *hiks

saya masih ingat, makanan yang bener bener bikin pengen muntah itu, telur ceplok di sausin warna pink, gak tau lah apa itu namanya, disaus ada paprika, bombay, sama sayuranya sedikit. Hoekk T^T terus udahnya minum teh manis. Aneh lah pokoknya T^T Sejak saat itu sampe di Thailand pun ngga selera buat makan lagi..

Cerita makanan lainya next~