Cerita yang bagian ini gak akan sepanjang lebar cerita yang
kemaren, tapi ya~ lumayan mengerikan juga. Masih inget pepatah yang kemarin
kan? dimana bumi di injak di situlah langit di jungjung? Sebagai orang
perantauan yang baru kita haruslah bersikap baik, sopan, dan mengikuti adat,
budaya kebiasan di wilayah tersebut. Kalau kita bisa baik begitu, orang
penduduk situ pasti akan menerima kita dengan baik baik juga. Bener dong? Iya
kan? wkwkwk
Back to the story..
Malam ke 3 pengninapan di huni oleh 2 orang saja permisah
bayangkan gimana mencekamnya malam itu.
Saya sih asik tidur di bus dalam perjalanan pulang~ okay! Cerita ini
bermula ketika hari ke 2 di Bangkok, kejadian ini sebelum pristiwa malam ke 2
di penginapan ya, jadi ini siangnya dan malemnya langsung kejadian kesurupan
itu. Paham ya? Maaf kalau ceritanya agak enjelibet.
Hari ke 2 itu rombongan pergi ke kawasan wisata Ayutthaya,
nah Ayutthaya ini rada jauh dari bangkok kalau di kira kira sekitar 40 km dari
pusat kota Bangkok. Yah~ saya sih awalnya gak peduli peduli banget sama tempat wisata yang nanti akan di tuju,
yang jelas saya sangat menikmati liburan saya ini hehe
Saya tanya ke seorang guru “Ayutthaya itu tempat apa?” “itu
tempat jaman dahulu” dia jawab dengan vocabulary bahasa Malay yang limit
banget. Di situ saya langsung merangkai kalimat tersebut, itu tempat jaman
dulu? Oh maksudnya kayak kota tua yang besejarah gitu kaliya, paham paham.
Entah kenapa di otak saya yang muncul semacam wisata gajah
dan banyak candi kunonya. Kota tua kan? pasti semuanya berhubungan dengan yang
kuno kuno, ah~ bisa bosen ini mah kurang seru wkwkwk ya begitu lah ekspetasi
saya.
Okay saya akui pemikiran saya terhadap tempat ini sempit
sekali, saya hanya berfikir ini tempat yang kuno! Saya ingin ralat kata kata
saya permisah~ akhirnya saya bisa berfikir dari sudut lain mengenai Ayutthaya
ini setelah kejadian seram yang terjadi kepada teman saya.
Begini ceritanya waktu itu malam di perjalanan pulang ke
Yala sekitar pukul jam 11 malam kami turun di rest area untuk makan malam. Okay
makan tengah malam tepatnya wkwk udah berasa kayak kalong aja makan tengah
malem begitu.
Turun dari bus saya lihat ibuk ibuk dengan beberapa murid
lagi ngerumpi, saya pun kepo ikut nimrung. “ka ada apa?” “itu Boy kemarin di
Ayutthaya foto seorang, tapi di foto itu nampak 2 orang”maksudnya Boy ini di
foto sendiri tapi di foto ada dua orang yang satunya itu penampakan!
saya hanya bisa ternganga aja sih, saya di tawari untuk
melihat foto penampakan tersebut, karna tengah malam, saya ogah untuk
melihatnya, jika saya melihatnya saya pasti akan sulit untuk tidur.
Pagi harinya saya memberanikan diri untuk melihat foto
tersebut, saya lihat lihat~ dan jreng~~ tidak sesuai dengan ekspetasi saya
tentang hantu Thailand ini, hantu yang di foto dengan teman saya tersebut lebih
mirip bapak bapak bencong berdandan hehe tapi matanya putih semua!
Mohon maaf saya gak bisa upload foto tersebut guna
kenyamanan bersama^^
Karna saya tidak percaya, ini pasti orang! gak mungkin
penampakan bisa sejelas ini, ah bohongan ini pasti, saya aja yang liatnya gak
takut sama sekali malah bawaanya pengen ngakak liat itu hantu.
Seorang guru perempuan nyeletuk pada saya, “lihat baik baik,
ini hantu macam orang jaman dahulu”
Akhirnya si ibu itu cerita sama saya panjang lebar mengenai
Ayutthaya, kurang lebih sejarah singkatnya kayak gini mohon maaf jika ada kesalahan.
Jadi Ayutthaya ini dulunya adalah sebuah kerajaan yang maju,
banyak prasati/tugu/monumen untuk mereka bersembahyang yang di lapisi oleh
emas, kerajaan ini hidup dengan damai.
Tapi Kerajajaan Burma syirik terhadap Ayutthaya, dan
akhirnya terjadi perang, saling bunuh membunuh, dan banyak orang meninggal di
Ayutthaya. Peperangpun di menangkan oleh Burma, mereka membakar Ayutthaya
hingga emas emas di moumen pun meleleh.
Yang ingin mengetahui lanjut sejarah Ayutthaya boleh di
gugling ya permisah~
Yah setelah mendengar cerita tadi fikiran saya tentang
Ayutthaya dari sisi lain pun muncul, saya berfikir dari sisi sejarah, intinya
Ayutthaya ini tempat yang indah sekaigus tempat yang memiliki sejarah memilukan
dimana para menduduknya tewas di bunuh oleh Burma.
Bagi penduduk Ayutthaya mereka pasti sedih bila mana ada
penduduk asing yang datang ketempatnya untuk bersenang senang, hura hura, atau tertawa
berlebihan. Yaa mungkinnn, mungkin loh ya~ sosok di foto itu adalah penduduk
asli jaman Ayuttaya, kenapa dia menampakan dirinya? Karna dia tidak suka dengan
pendatang baru yang MUNGKIN melakukan hal yang tidak di sukai oleh penghuni
Ayuttaya.
Ngerti gak ceritanya? Ngerti dong? Harus! Wkwkwk
Oke lanjut~
Terus gimana kabarnya Boy ini? yah~ rupanya Boy tidak begitu
beruntung di malam ke 3 di penginapan itu. Why? Dia cerita pada saya.
Malam itu pukul 1 tengah malam, dia bilang sih mau buang air
kecil. Dia tidur di kamar lantai 2, di lantai 2 juga ada kamar mandinya tapi
kamar mandi khusus laki laki, lalu apa yang terjadi? Pas dia buka pintu kamar
krek~ krek~ dan jreng~ sosok hantu depan pintu, gak jelas deskripsi hantunya
kayak apa dia ga begitu banyak cerita. Mungkin bisa jadi hantu yang di lihat
oleh murid perempuan di malam ke 1 masih inget kan ceritanya?
Yang saya tau dia teriak teriak pas kejadian itu, gak bisa
di bayangin gimana seramnya dan kagetnya di ciluk ba in sama hantu begitu
wkwkwk katanya juga sih, katanya~ Boy ini selalu melihat sosok itu kalau dia ke
kamar mandi. Serem ya~
Untuk menghindari kejadian horror di malam berikutnya, Boy
dengan Abang sudah tidak tahan dengan gangguan gangguan mahluk gaib tersebut,
merekapun pindah kepenginapan lain di Bangkok. Hem~ Boy ini masih di hantuin
gak yah setelah pindah ke penginapan lain? Semoga saja~ saya tidak dapat cerita
seram seram lagi deh~ kesiksa banget saolnya saya selalu kefikiran, percaya
atau tidak di asrama saya juga tinggal berdua, saking takutnya semua lampu di
asrama saya nyalain, padahal biasanya tidur gelap gelapan loh. wkwk
Semoga permisa dapat mengambil apapun yang bermanfaat dari
cerita ini ya, dan semoga permisa dapat terhibur dengan cerita pengalaman saya
ini~ wkwk ngarep! Malam yang horror di Bangkokpun berakhir di malam ke 3.
Forgive me if I had mistakes see ya in other story ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar